Selasa, 11 April 2017


Tipe-Tipe Guru Seperti Ini Akan Disukai Siswanya

Siswa menghabiskan hampir lima sampai delapan jam di sekolah di bawah pengawasan guru. Apa yang mereka pelajari selama itu adalah bagian penting dari kehidupannya, karena merupakan bekal masa depan. Guru memainkan peran orang tua ketika siswa berada di sekolah. Ada beberapa kualitas yang ideal yang dibutuhkan untuk seorang guru yang baik. Berikut tipe-tipe guru yang akan disukai siswanya.

1. Mengajar harus interaktif

Sangat penting bagi guru untuk berkomunikasi dengan siswa selama belajar sehingga mereka dapat memperhatikan dan dengan demikian tidak melewatkan topik apapun. Kelas harusnya lebih seperti diskusi, sehingga setiap orang dapat berbicara tentang pandangan mereka dan bisa belajar sesuatu yang baru.

2. Ramah

Meskipun sangat penting bagi seorang guru untuk mempertahankan disiplin. Namun, ketika seorang guru ramah dengan siswanya, mereka akan merasa bebas untuk berbagi dengan guru mereka. Ini dapat bermanfaat bagi guru untuk membimbing mereka sebagai teman dan dengan demikian dapat membantu mereka dalam mengambil keputusan yang tepat.

3. Menjadi panduan

Setiap siswa pasti memiliki masalahnya masing-masing, mungkin orang tuanya dapat membantu. Tetapi jika masalah tersebut terkait dengan masalah sekolah, maka ia mendongak ke gurunya untuk dukungan dan bimbingan. Guru harus mampu memberikan bimbingan kepada siswa-siswanya setiap kali mereka membutuhkannya.

4. Memiliki selera humor

Siswa ingin ketika mengajar dibuat menyenangkan, kelas membosankan membuat siswa resah. Hal ini sangat diperlukan bahwa seorang guru harus memiliki rasa humor yang baik, sehingga ia dapat menambahkan unsur menyenangkan dalam belajar. Berbicara tentang pengalaman mereka dan berbagi kenangan lucu, akan memberikan mereka istirahat dan juga menyegarkan mereka.

5. Toleran

Guru yang memiliki sifat toleran biasanya merupakan favorit setiap siswa. Seorang guru tidak harus ekstra ketat atau kasar terhadap siswa karena mereka akan kemudian tidak bisa membuka diri. Ekstra kelonggaran juga tidak disukai karena dapat membuat siswa membangkang. Jadi, guru harus menjaga keseimbangan dan tidak boleh terlalu lunak dan terlalu ketat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar